Sabtu, 10 Ogos 2013

Wali Band Doaku Untukmu Sayang

Kau mau apa, pasti kan ku beri
Kau minta apa, akan ku turuti
Walau harus aku terlelap dan letih
Ini demi kamu sayang
Chorus
Aku tak akan berhenti
Menemani dan menyayangimu
Hingga matahari tak terbit lagi
Bahkan bila aku mati
Ku kan berdoa pada Ilahi
Tuk satukan kami di surga nanti
Tahukah kamu apa yang ku pinta
Di setiap doa sepanjang hariku
Tuhan tolong aku, tolong jaga dia
Tuhan aku sayang dia
Aku tak akan berhenti
Menemani dan menyayangimu
Hingga matahari tak terbit lagi
Bahkan bila aku mati
Ku kan berdoa pada Ilahi
Tuk satukan kami di surga nanti
(Tuhan tolong aku, juga jaga dia
Tuhan ku pun sayang dia)
Aku tak akan berhenti
Menemani dan menyayangimu
Hingga matahari tak terbit lagi
Bahkan bila aku mati
Ku kan berdoa pada Ilahi
Tuk satukan kami di surga nanti

Armanda Band Hargai Aku

Seringkali kau merendahkan ku
Melihat dengan sebelah matamu
Aku bukan siapa-siapa
Selalu saja kau anggap ku lemah
Merasa hebat dengan yang kau punya
Kau sombongkan itu semua
Coba kau lihat dirimu dahulu
Sebelum kau nilai kurangnya diriku
Apa salahnya hargai diriku
Sebelum kau nilai siapa diriku

Seringkali kau merendahkan ku
Melihat dengan sebelah matamu
Aku bukan siapa-siapa
Coba kau lihat dirimu dahulu
Sebelum kau nilai kurangnya diriku
Apa salahnya hargai diriku
Sebelum kau nilai siapa diriku
Coba kau lihat dirimu dahulu
Sebelum kau nilai kurangnya diriku
Apa salahnya hargai diriku
Sebelum kau nilai siapa diriku
Sebelum kau nilai siapa diriku

D'Bagindas C.I.N.T.A

Berapa kaliKu harus katakan cintaBerapa lamaKu harus menunggumu
Diujung gelisah ini akuTak sedetikpun tak ingat kamuNamun dirimu masih begituAcuhkanku tak mau tahu
Luka, luka, luka yang kurasakanBertubi, tubi, tubi engkau berikanCinta ku bertepuk sebelah tanganTapi aku balas senyum keindahan
Bertahan satu cinta,Bertahan satu C.I.N.T.ABertahan satu cinta,Bertahan satu C.I.N.T.A
Pernahkah engkauSejenak mengingat aku,Pernahkah ingatWalau seperti angin berlalu
Disetiap malam kini akuTak sedetikpun tak ingat kamuNamun dirimu masih begituAcuhkanku, tak mau tahu
Luka, luka, luka yang kurasakanBertubi, tubi, tubi engkau berikanCinta ku bertepuk sebelah tanganTapi aku balas senyum keindahan
Bertahan satu cinta,Bertahan satu C.I.N.T.ABertahan satu cinta,Bertahan satu C.I.N.T.A

Luka, luka, luka yang kurasakanBertubi, tubi, tubi engkau berikanCinta ku bertepuk sebelah tanganTapi aku balas senyum keindahan
Bertahan satu cinta,Bertahan satu C.I.N.T.ABertahan satu cinta,Bertahan satu C.I.N.T.A
Bertahan satu cinta,Bertahan satu C.I.N.T.ABertahan satu cinta,Bertahan satu C.I.N.T.A

Five Minutes Galau

Katakan saja, jangan kau sembunyikan
Bila diriku tak lagi di hati
Kenanglah aku pernah singgah di hati
Mesti sekedar mengukir hatimu

Sepi hatiku, galau jiwaku
Saat kau katakan putus dengan aku
Sepi hariku tanpa dirimu
Menemani aku galau

Jangan katakan kisahmu saat ini
Karena bisa sakiti hatiku
Kenanglah aku pernah menjaga hatimu
Meski hanya kau dan aku yang tahu

Sepi hatiku, galau jiwaku
Saat kau katakan putus dengan aku
Sepi hariku tanpa dirimu
Menemani aku galau

Sepi hatiku, galau jiwaku
Saat kau katakan putus dengan aku
Sepi hariku tanpa dirimu
Menemani aku galau

(sepi hatiku, galau jiwaku
Saat kau katakan) putus dengan aku
(sepi hariku tanpa dirimu
Menemani aku) galau

Hafiz Bahagiamu Deritaku

Ku dengar kau cinta sangat padanya
Ku dengar hatimu kini miliknya
Dia kan menjadi teman sehidup dan semati
Aku menjadi sahabatmu
Siksanya mengakui kau teman biasa
Terpaksa ku terima itu hakikatnya
Yang pasti aku tak mau lupakan cinta
Kau percik api membakar kenangan lama
Aku tak tahu menilai cintamu
Aku tak mampu pertahankan
Tinggalkanku, perlahan-lahan ku terima
Semakin ku sakit, semakin kau bahagia
Mengapakah aku jadi lemah
Sungguh ku tak sangka dia membawa jantungku bersamamu
Yang pasti aku tak mau lupakan cinta
Kau percik api membakar kenangan lama

Aku tak tahu menilai cintamu
Aku tak mampu pertahankan
Tinggalkanku, perlahan-lahan ku terima
Semakin ku sakit, semakin kau bahagia
Mengapakah aku jadi lemah
Sungguh ku tak sangka dia membawa jantungku bersamamu, bersamamu
Mengapakah aku jadi lemah
Sungguh ku tak sangka dia membawa jantungku bersamamu

Republik Sandiwara Cinta

Aku tahu ini semua tak adilAku tahu ini sudah terjadiMau bilang apa aku pun tak sanggupAir mata pun tak lagi mau menetes
Alasannya seringkali ku dengarAlasannya seringkali kau ucapKau dengannya seakan ku tak tahuSandiwara apa yang telah kau lakukan kepadaku
Jujurlah sayang aku tak mengapaBiar semua jelas telah berbedaJika nanti aku yang harus pergiKu terima walau sakit hati
Mungkin ini jalan yang engkau mauMungkin ini jalan yang kau inginkanKau dengannya seakan ku tak tahuSandiwara apa, ceritanya apa, aku tahu
Jujurlah sayang aku tak mengapaBiar semua jelas telah berbedaJika nanti aku yang harus pergiKu terima walau sakit hati
Jujurlah sayang aku tak mengapaBiar semua jelas telah berbedaJika nanti aku yang harus pergiKu terima walau sakit hatiKu terima walau sakit hati